Minggu, 21 Oktober 2018

Alasan kenapa harus menyegerakan bayar Hutang, Cicilan, Bon dll


1 Menunda bayar bukan berarti uang Anda tambah banyak,
2. Menunda bayar sama dengan menambah masalah dan juga utang,
3. Menunda bayar membuat anda merasa masih cukup untuk mencicil yg lain lg,
4. Menunda sama dengan mendapat kebahagiaan semu, tapi melunasi sudah pasti mendapat kebahagiaan sejati,
5. Segera melunasi sama dengan mendapat kepercayaan hutang yg lebih tinggi,
6. Anda menunda hak orang lain, sama dengan anda menunda hak Anda sendiri,
7. Hutang yg kita tunda secara sengaja melemahkan mental, dan menggelisahkan,
8. Menunda sama dengan menghalangi jalan rejeki besar yg akan mendatangi
9. Kalau d foto aura, orang yg menunda bayar auranya butek, wajah semrawut dll

Yg menunda aja resikonya seperti ini, apalagi yg sengaja g niat bayar..... parah.....
Jangan pikir ini cuma mslh duit, minjem buku aja kalau ga d balik2in y sama aja....

JADILAH SEORANG AYAH YANG BIJAKSANA

Ada dua orang ayah. Ayah 'A' dan ayah 'B'. Keduanya sedang dalam kondisi kritis dan tahu sebentar lagi ajalnya akan tiba. Mereka memanggil istri dan anak-anaknya.Pesan terakhir Ayah 'A' kpd anak sulungnya:Nak, ayah sudah akan pergi. Sebagai anak sulung, kamu harus membantu Ibu menjaga keluarga ini. Tolong lunasi biaya RS selama ayah sakit. Kalau uangnya tidak cukup, juallah mobil atau rumah kita. Kalau masih tidak cukup juga, terpaksa kamu pinjam dengan saudara dulu. Biaya RS ayah memang mahal sekali. Ayah juga minta maaf karena kamu harus berhenti kuliah. Uang sisa tabungan harus didahulukan untuk menyekolahkan adik2mu yang masih kecil. Jaga Ibu dan adik2mu. Setelah itu Ayah 'A' meninggal. Ayah B juga berpesan kepada anak sulungnya:Nak, ayah sudah akan pergi. Sebagai anak sulung, kamu harus membantu Ibu menjaga keluarga ini. Jangan khawatir soal biaya RS. Walau biaya RS ini mahal, asuransi kesehatan yang ayah ambil cukup untuk melunasi semuanya. Asuransi pendidikan sudah ayah siapkan untuk membiayai pendidikanmu dan adik2mu sampai jenjang tertinggi. Belajarlah dengan tenang. Biaya kalau2 kmu, adik2mu ato ibumu sakit jg sdh ayah siapkan.. Asuransi jiwa ayah akan memberikan uang pertanggungan yang dapat digunakan untuk membuka usaha dan memenuhi kebutuhan hidup kalian. Hiduplah dengan tenang. Jaga Ibu dan adik2mu. Ayah sayang kalian..Setelah itu Ayah 'B' pun meninggal. Jika Anda adalah anak, Anda ingin menjadi Anak Ayah 'A'  atau Anak Ayah 'B'? Kira-kira, anak-anak Anda menginginkan Anda kelak menjadi Ayah 'A' atau Ayah 'B'?Anak tidak bisa memilih mempunyai orangtua yg seperti apa,, tp kita bisa memilih menjadi orangtua yg seperti apa..!!"Manfaat Asuransi bukan untuk diri kita sendiri. Asuransi melindungi masa depan keluarga dan orang-orang yang kita sayangi."Membeli Asuransi Tidak membuat orang bangkrut, tapi banyak yang bangkrut karena tidak punya asuransi...
Semoga bermanfaat.
Salam sejahtera.

Jumat, 03 Agustus 2018

Lebih Tahu Tentang BANK dan ASURANSI

Saya lebih enak nabung di bank dari pada ikutan Asuransi.
Kalau buat sekolahin anak saya investasi di emas sama tanah saja .
Udah jadi saya mau yang simpel saja .

Seorang calon nasabah ketika di prospek  memberikan jawaban seperti itu.
Dan inilah jawaban balasan seorang agen Asuransi.

Pak Prospek , anda termasuk orang yang sangat bijaksana dan peduli penuh cinta kasih.
Memang betul dan kita cukup sependapat bahwa Tempat yang aman untuk menyimpan uang ya adanya di Bank. Disana uang kita tercatat sesuai yang kita setorkan hanya dipotong biaya administrasi yang besarnya relatif kecil. Contoh bapak nabung  1 juta maka dalam 1 tahun uangnya ada 12 juta plus bunga dikurangi biaya adm bank , ya jumlahnya masih cukup normal lah menurut ukuran kita.
Di bank uang kita aman dari pencurian yang dilakukan oleh kawanan Tuyul atau oleh perampok . Intinya Aman dari sudut pandang kacamata kita.
Tapi tabungan kita bisa Tidak aman jika sewaktu waktu kita membutuhkan uang yang sifatnya penting dan genting.
Ketika ada saudara, atau diri kita sakit atau terkena resiko maka ketika perlu biaya besar maka Saldo di Bank bisa ikut terkuras.

Nah bapak juga tidak salah bahwa untuk mempersiapkan pendidikan anak anak salah satu instrumennya adalah dengan investasi di emas dan juga tanah. 2 hal yang saya juga suka. ( menyamakan opini ).
Tapi sebagian besar orang menurut hasil  Survey dari  PFA ( baca Prudential Financial Advisor) mengatakan bahwa  untuk mempersiapkan pendidikan anak mereka lebih cenderung memilih investasi dalam bentuk UL ( baca unit link), selain murah juga bisa dicicil plus memberikan jaminan.
Pertimbanganya sederhana, tidak semua orang mampu membeli emas dan tanah setiap bulanya.hanya kelompok kaya dan borjuis saja yang bisa.
Sedangkan investasi UL semua orang dengan profesi apapun bisa mengambilnya dan dijamin aman karena ada dalam pengawasan OJK serta sah dan resmi terdaftar di menteri keuangan.

Jika investasi di emas ataupun tanah , ketika pada suatu waktu kita butuh dana segar untuk keperluan yang sangat urgent contoh untuk membiayai pengobatan dan perawatan di Rumah sakit maka untuk mencairkanya tidaklah mudah, perlu waktu khususnya untuk jual tanah dan kalau toh dijual emas dan tanah masuk dalam Label penjualan BU ( Butuh uang) jadi jangan pernah berharap untung justru sebaliknya merugi .

Beda halnya jika investasi dalam bentuk unit link, jika bapak ambil paket program yang ada kartu PHS nya maka dijamin ketika durawat di rumah sakit, biayanya akan dijamin sesuai dengan Plan yang bapak ambil.

Jadi kesimpulanya adalah, Menabung di bank itu baik, berinvestasi di emas, tanah dan properti juga baik tapi jika mau aman dan terlindungi dari Resiko kehidupan maka pilihanya hanya ada di Asuransi Jiwa . Asuransi jiwa unit link  memberikan solusi cerdas dan terbaik untuk kehidupan masa kini, masa yang akan datang dan memberikan payung yang teduh di masa setelah kita RIP ( rest in peace).

Untuk lebih detil dan lebih jelasnya lagi, mari kita berdiskusi lebih lanjut dengan ahlinya, dan ahli nya itu ya kami , konsultan asuransi Prudential.

Konsultasi Wilayah Kediri, Blitar,Tulungagung dan Sekitarnya Hub 081334466435

Rabu, 18 Juli 2018

Yuk Bijak Berasuransi Bersama Prudential


Polis asuransi aset liquid dan solusi terbaik untuk kita. Inilah inti dari kisah dari agen asuransi dari perusahaan asuransi jiwa nomor satu di Indonesia, Prudential.

    Sebetulnya saya sudah lama ingin berbagi cerita ini kepada para nasabah asuransi, Saya mendapat ilmu baru, ketika Januari 2016, dimana saya ke Jakarta dan janjian bertemu dengan calon nasabah, Saya terpana dan bersyukur mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat dari calon nasabah saya.

    Sebut saja namanya Bp. B, bekerja di salah satu perusahaan minyak asing dengan jabatan Direktur. Istri beliau juga bekerja, di BI (Bank Indonesia), dengan jabatan yg sudah tinggi.

    Singkatnya, saya terpana dengan sebuah penjelasan dari beliau, mengobrol sebelum masuk ke penjelasan mengenai produk asuransi. Saya bertanya mengenai aset yang dipunyai beliau, mulai dari tanah, rumah dan lainnya.

    Dan beliau menyampaikan hanya mempunyai: – 2 aset tanah kosong masing-masing luasnya 7.000an m saja, – 1 apatemen dan rumah yang beliau tempati.

    Dengan tidak merasa takut saya bertanya, “Pak, kok sosok seperti Bapak tidak punya aset tanah yang banyak? Maaf, karena saya melihat sosok Bapak dengan latar pekerjaan tersebut seharusnya lebih dari mampu untuk punya aset banyak.”

    Kemudian beliau menjawab, coba Anda carikan saya satu orang di Indonesia yang bisa menjual aset tanah saya dalam waktu 1 jam ketika saya sakit kritis, dan saya minta orang tersebut harus bisa mengurus uang penjualan tanah saya di atas Rp. 1 M di bank tidak lebih dari 1 hari, bisakah dan adakah orang tersebut, ......??”

    Lalu saya terdiam dan menjawab, “Tidak ada, Pak..”

    Kemudian beliau menunjukan note/arsip penting beliau kepada saya, dan saya sangat terkejut, karena beliau sendiri sudah mempunyai 83 polis dengan beliau sebagai pemilik polis dan tertanggung, Istri beliau sudah mempunyai 27 polis, anak-anak beliau masing-masing yang sulung 12 polis dan yang bungsu 7 polis.

    Dan beliau berkata, “Kalau saya sakit dan meninggal, uang santunan yang diterima istri dan anak-anak saya totalnya adalah Rp. 200 an Milyar.

    “Gimana, apakah cara saya sudah benar?”, tanya Bapak tersebut.

    Lalu saya mengangguk. Saya kagum dan tidak menyangka ada sosok seperti beliau ini di Indonesia yang masih ada, sangat sadar betul dengan manfaat asuransi.

    Semoga pengalaman saya ini bisa berguna buat teman-teman sekalian.

So, mari mulai berpikir di luar kebiasaan pada umumnya. Mengumpulkan aset seperti properti, tanah, atau ruko sangatlah baik. Tetapi aset-aset tersebut tidak liquid alias cepat cair. Selain lebih liquid, aset berupa polis asuransi jiwa itu lebih murah dan dapat dicicil tanpa bunga.

Bagaimana menurut Anda? Sudahkah Anda memiliki polis asuransi dari Prudential?

Saya akan membantu anda segera...sebelum terlambat.

#IamPrudentialSyariah

Hubungi saya Cendani Septi Wulan
Hp wa 081334474892

Rumitnya HARTA WARISAN


Pak Rusdiantoro  Pengusaha Sukses, meninggal Usia Muda 49 tahun,  meninggalkan Istri Riana Ibu Rumah Tangga dan 2 Anak usia <11 thn.

Riana memulai pencarian Harta Peninggalan, menemukan 2 ATM, 3 Kartu kredit dan 3 POLIS ASURANSI JIWA (waris utk Riana dan 2 Anak ) dengan nilai cukup besar.

Riana tdk menemukan Sertifikat Rumah mereka di Pondok Indah. Dan dia tdk tau berapa besar Harta Peninggalan suaminya, dimana dan bentuk apa. Bahkan tdk tau letak dokumen2 harta tsb.

Dia mendatangi BANK berbekal ATM, KTP dan Kartu Keluarga, namun atas Alasan Undang-Undang BANK, menolak memberi Informasi ttg Rekening Alm.
Bank memberi syarat bahwa betul Riana adl. ahli waris yg sah.

BANK meminta dokumen, surat waris dr Lurah, RT, RW dan Fatwa Waris PENGADILAN.
Yang jadi misteri apakah Alm. masih punya UANG di Bank yg lain ????
Riana memulai perjalanan PANJAAANG Pencarian harta  Alm. suaminya

Yang PARAH....!!!! sahabat alm. suami datang dan mengaku alm. suaminya memiliki HUTANG PRIBADI kepadanya sebesar 5 MILYAR dan sebagai jaminannya sahabat menerima Sertifikat Asli rumah yg Riana tinggali di Pondok Indah senilai 30 MILYAR dan surat pernyataan alm. suaminya yang berjanji melunasi dlm waktu 3 bulan beserta bunganya.

Riana juga menerima tagihan 3 Kartu KREDIT Platinum almarhum sebesar 150 juta utk dibayar sesuai Jatuh tempo.

Situasi Terjepit ....Penolongnya adl. POLIS2 ASURANSI alm. suaminya

Riana mengunakan pencairan Dana POLIS2  Asuransi tersebut  utk membayar hutang PRIBADI dan Kartu Kredit, BIAYA HIDUP dengan 2 Anak dan jasa PENGACARA.. Ini Cerita Nyata..
Banyak HARTA ternyata tdk bisa berbuat banyak
Tahukah Anda  mencari Harta , Hutang dan Kewajiban adl. PERMASALAH  terbesar  bagi keluarga.

Be Smart....
(FROM BOOK LIFE and LOVE by Tri Djoko Santoso CFP)

Mau tau SOLUSInya ??

Hub  Cendani Septi Wulan
Prudential Financial Advisor
081334474892

Jumat, 08 Juni 2018

Antara Mati dan Meninggal


Sebagai seorang konsultan Perencanaan keuangan yang bergerak di bidang ASURANSI, dan bernaung di salah satu Perusahaan ASURANSI terbesar di Indonesia,  saya acapkali menerima pertanyaan yang cukup unik dari beberapa klien kami di berbagai kota.
Pertanyaan itu berbunyi seperti ini "Kenapa sih ASURANSI itu ngomonginya hanya mati dan sakit??

Nah sebagai konsultan keuangan jawaban kami adalah, mari kita telaah lebih jauh pengertian kata mati dan meninggal. Secara seksama kedua kata kata tersebut mengandung arti yang sama, tetapi kalau di telaah lebih jauh sebenarnya ada perbedaan diantara kedua kata tersebut.
Kata Meninggal bisa berarti Meninggalkan isteri, meninggalkan anak, pergi meninggalkan rumah, pergi meninggalkan pesan dan akan kembali lagi.
Jadi kata meninggal belum tentu mengandung pengertian mati.

Nah coba kita lihat kata Mati.
Hewan peliharaanya Mati, yang bersangkutan telah mati, perasaanya mati. Mati disini mengandung makna sudah tidak bernyawa dan tidak bisa kembali lagi.

Maka ASURANSI itu sangat penting, karena ketika hidup  ASURANSI berperan vital dalam melindungi seseorang dari resiko kebangkrutan ekonomi karena resiko hidup baik karena sakit maupun kecelakaan yang menimpa seseorang atau keluarga tercinta.
Dan ASURANSI memberikan peran yang vital dalam menjaga kelangsungan hidup keluarga pasca Matinya seorang pencari nafkah. Ada dana warisan yang bisa digunakakan oleh ahli waris sehingga kualitas kehidupan keluarga yang ditinggalkan tetep terjaga dan tidak tercerai berai.
Oleh karena itu sebelum kita Mati, mari persiapkan diri kita dengan amal ibadah yang baik untuk bekal di akherat nanti dan mari berasuransi untuk kepentingan diri kita dan keluarga tercinta kita, selama kita masih hidup di Alam dunia.

Semoga bermanfaat, salam sehat sejahtera selalu untuk kita semua, semoga Tuhan selalu memberikan segala kemudahan dan keberkahan untuk kita semua.

Salam SUKSES.

 by Dedit Kurnianta

Sabtu, 02 Juni 2018

Arti Sebuah Penolakan

Saya bisa memahami kalau sekiranya hari ini bapak dan ibu belum memutuskan untuk masuk jadi nasabah di PRUDENTIAL.
Tapi sekali lagi saya mau kasih satu pilihan , untuk bapak dan ibu putuskan nantinya.
Jadi seperti ini, ibu  dan bapak coba lihat tangan saya. Dua kepalan tangan kiri dan tangan kanan saya. Kira kira kalau bapak dan ibu tebak, kira kira pilih kepalan tangan kanan atau yang kiri.

Ok pak , inilah hasilnya, jika bapak dan ibu memilih tangan kanan ibu dan bapak akan mendapatkan uang.
Tapi jika bapak dan ibu memilih tangan kiri maka hasilnya kosong.

Dan pastinya hampir semua orang memilih tangan berisi uang.
Nah kaitanya sama PRUDENTIAL adalah kalau bapak tidak segera putuskan untuk memiliki polis PRUDENTIAL maka ketika anda pergi bapak dan ibu pergi dalam keadaan kosong tanpa meninggalkan warisan yang cukup bahkan acapkali meninggalkan problema dan hutang.

Tapi jika bapak putuskan untuk memiliki polis PRUDENTIAL, maka hidup bapak sudah aman karena ketika resiko hidup terjadi, maka PRUDENTIAL akan selalu membantu menyelesaikan persoalan ibu baik ketika masih hidup dan ketika nanti pergi untuk selamanya. Dengan kata lain sama seperti isi yang ada di tangan kanan.
Ingat pak hanya kami yang selalu peduli karena kami selalu Always listening & always understanding.

Terima kasih, salam hormat dari saya.

Dedit Kurnianta
Mari berasuransi.